dangdut dan seksualitas
tulisan ku saat ini agak nyeleneh dari tulisanku yang sebelumnya . aku kali ini mau mengungkapkan segala kegundahanku apalagi kalau buka sama masalah yang satu ini. saya jira saat ini dunia entertainment khususnya dalam musik dangdut sudah di campur adukan dengan materi materi seksualitas walaupun tidak secara langsung namun hal itu menurutku cukup mengaggu , bukannya musik dangdut itu adalah musik yang merakyat ? yang bisa dinikmati oleh seluruh golongan. tapi tak berlaku untuk zaman sekarang apa jadinya penerus kita kalau selalu dicekoki oleh hal-hal yang berbau pornografi. apalagi saya sering melihat di media atau dengan mata kepala saya sindiri sang artis menari dengan gaya yang sangat erotis dengan pakian yang seronok dan dilihat oleh anak-anak dan mereka sangat menikmati itu ?. mungkin sebagian orang berpendapat "tak apalah namanya juga anak kecil masih tidak mengerti , jadi ya jangan terlalu diambil pusing lah" aku sangat tidk setuju dengan komentar yang seperti itu saya pernah baca dalam sebuah rubik bahwasanya anak yang selalu dicekoki dengan hal-hal yang berbau seksualitas maka akan terus terbawa dalam pertumbuhannya.tidak sedikit pelaku sodomi atau sejenisnya yang berawal dari hal tersebut , mugnkin awalnya iseng ,
. who know next
dimanakah kancah dangdut yang dulu pernah berjaya, sebuah musik dangdut yang sebenarnya tidak hanya menjual kemolekan tubuhnya tapi kualitas suaranya, seperti rhoma irama yang bersenandung dengan dakwahnya. bukan dangdut yang selalu menjual kemolekan tubuhnya. saya kira itu disebabkan oleh ambisi seseorang yang mengingkin terkenal mungkin bisa dibilang secara instan tak perlu suara yang bagus yang penting tubuh mereka menjual. dari situlah orang-orang berlomba-lomba untuk menjadi artis , khususnya artis dangdut. mereka bangga dengan keseksian tubuh mereka . maka dari itu sekarang dangdut telah ternodai oleh hal terzebut.
. who know next
dimanakah kancah dangdut yang dulu pernah berjaya, sebuah musik dangdut yang sebenarnya tidak hanya menjual kemolekan tubuhnya tapi kualitas suaranya, seperti rhoma irama yang bersenandung dengan dakwahnya. bukan dangdut yang selalu menjual kemolekan tubuhnya. saya kira itu disebabkan oleh ambisi seseorang yang mengingkin terkenal mungkin bisa dibilang secara instan tak perlu suara yang bagus yang penting tubuh mereka menjual. dari situlah orang-orang berlomba-lomba untuk menjadi artis , khususnya artis dangdut. mereka bangga dengan keseksian tubuh mereka . maka dari itu sekarang dangdut telah ternodai oleh hal terzebut.
Komentar
Posting Komentar